Sabtu, 14 Februari 2009

Bermodalkan nekat!

14 Februari 2009

Hari ini SMAN 1 Bogor mengadakan seleksi olimpiade siswa nasional untuk menyeleksi siswa siswi yang akan menjadi perwakilan sekolah ke tingkat Kota Bogor. Olimpiade yang biasa dilaksanakan pada bulan Maret ini memiliki beberapa bidang mata pelajaran, yaitu : Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, Astronomi, Kebumian, Komputer, dan Ekonomi. Seleksi ini merupakan salah satu kompetisi bergengsi untuk siswa-siswi SMAN 1 Bogor (menurut gw ya?!), selain audisi Lomba La Sastra bewberap bulan yang lalu. Hal ini dapat terlihat dari jumlah siswa yang antusias mengikuti seleksi ini.


Salah satu dari sekian banyak siswa yang mengikuti seleksi ini adalah gw. Seperti tahun sebelumnya, tahun ini pun gw mengikuti seleksi olimpiade di salah satu mata pelajaran yang bagi sebagian orang merupakan momok yang menakutkan, yaitu Fisika. Gw ikut seleksi Fisika karena gw senang Fisika.. Tapi bukan karena gw handal dan jago dalam Fisika, melainkan karena gw ngerasa Fisika merupakan salah satu cabang ilmu yang selalu mampu membuat gw berucap ”Allahuakbar” setiap kali mempelajarinya. Melalui Fisika, gw diajarkan bahwa ternyata Allah menciptakan segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang sia-sia dan tidak ada yang tidak penting. Contoh yang sangat kecil saja, ternyata benda jatuh saja memiliki rahasia bukan? Yaitu gaya gravitasi bumi dan ternyata ketika kita bercermin untuk berhias diri, terjadi proses pemantulan cahaya yang tidak sederhana yang menyebabkan terbentuknya bayangan kita. =)


Walaupun gw memiliki motivasi lebih untuk melanjutkan perjuangan gw tahun lalu, tapi tahun ini benar-benar berbeda dengan sebelumnya. Meskipun tahun ini dan tahun lalu gw sama-sama tidak memiliki persiapan yang matang, tapi entah mengapa tahun ini gw benar-benar tidak memiliki kebulatan tekad untuk ikut seleksi ini. Bahkan sampai H-30 menit sebelum seleksi, gw masih gak yakin apakah gw akan mengikuti seleksi ini atau tidak. Gw ngerasa beban mental tahun ini lebih berat daripada tahun lalu. Entah apa alasannya. Tapi yang pasti, jujur gw mungkin tidak akan pernah ikut seleksi tahun ini kalau bukan karena mereka yang memotivasi gw.


Dua jam setelah memasuki ruangan seleksi, gw keluar dengan senyum yang mengembang di wajah gw. Bukan karena gw sukses menyelesaikan soal seleksi. Soal yang seorang Hasbi saja hanya mampu mengerjakan 2 soal, Dita yang mampu mengerjakan 5 soal, dan gw yang entah berapa soal yang gw kerjakan dari 15 soal yang tersedia. Bukan karena itu. Tapi gw tersenyum karena gw bersyukur. Gw bersyukur karena gw ternyata memiliki mereka. Mereka yang masih percaya atas kemampuan gw, disaat gw gak percaya dengan kemampuan diri gw sendiri. Mereka yang mampu membuat gw akhirnya memutuskan untuk mengikuti seleksi ini dengan bermodalkan nekat! Dan mereka yang membuat gw percaya, tentang kekuatan persahabatan.


*Entah berapa kali kata makasih yang harus gw kasih buat Rj dan Aufa! Kalau bukan karena kalian, mungkin gw gak akan ikut seleksi olim tahun ini. Apapun hasilnya, gw yakin itu yang terbaik buat kita semua. Terima kasih sahabat...

0 komentar: