Sabtu, 27 Desember 2014

Bagaimanapun Caranya

Pagi ini Depok hujan. Kalau seperti ini, rasa rasanya seperti di Bogor. Dingin-dingin menyenangkan. Bangun-bangun melihat langit-langit. Mengerjap ngerjapkan mata. Kalau di Bogor, pasti akan langsung menggelung kembali. Menarik selimut. Tapi di Depok, kasurnya tidak terlalu empuk. Pun tidak ada selimut yang bisa ditarik. Jadi, mari kita bangun.

Lalu ada yang tiba-tiba numpang lewat.

Mata gw berputar. Mengingat-ingat apa yang sedang gw lakukan beberapa waktu belakangan. Bahwa ternyata, ada satu hal lain yang sedang gw perjuangkan. 

Bagi gw yang terpapar banyak cerita, termasuk tentang rasa sedih dan kecewa, secara gak sadar daftar apa apa yang gw usahakan bertambah satu.

Bahwa orang orang yang gw sayangi, gak boleh sedih dan kecewa lagi.

Bagaimana pun caranya.

0 komentar: